0

JOB IV DNS SERVER

Posted by Unknown on 08.31
A. TUJUAN
1.      Untuk mengetahui bagaimana untuk menyetting DNS setting
2.      Untuk mengetahui bagaimana menginstall bind9
3.      Untuk mengetahui bagaimana cara mendefinisikan zona
4.   Untuk mengetahui bagaimana cara memriksa dan mengetest hasil instalasi dan konfigurasi dari setting DNS
B. ALAT DAN BAHAN
-          1 buah PC dengan system operasi LINUX
-          1 buah HUB
-          1 buah kabel straight

C. DASAR TEORI
DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host (seperti linux.or.id) menjadi alamat IP (seperti 10.17.09.31) atas semua komputer yang terhubung langsung ke Internet. DNS juga dapat mengubah alamat IP menjadi nama host.
DNS bekerja secara hirarki dan berbentuk seperti pohon (tree). Bagian atas adalah Top Level Domain (TLD) seperti COM, ORG, EDU, MIL dsb. Seperti pohon DNS mempunyai cabang-cabang yang dicari dari pangkal sampai ke ujung. Pada waktu kita mencari alamat misalnya linux.or.id pertama-tama DNS bertanya pada TLD server tentang DNS Server yang melayani domain .id misalnya dijawab ns1.id, setelah itu dia bertanya pada ns1.id tentang DNS Server yang bertanggung jawab atas .or.id misalnya ns.or.id kemudian dia bertanya pada ns.or.id tentang linux.or.id dan dijawab 10.17.9.31
           Sedangkan untuk mengubah IP menjadi nama host melibatkan domain in-addr.arpa. Seperti domain lainnya domain in-addr.arpa pun bercabang-cabang. Yang penting diingat adalah alamat IP-nya ditulis dalam urutan terbalik di bawah in-addr.arpa. Misalnya untuk alamat IP10.17.9.31 prosesnya seperti contoh linux.or.id: cari server untuk arpa, cari server untuk in-addr.arpa, cari server untuk 10.in-addr.arpa, cari server 17.10.in-addr.arpa, cari server untuk 9.17.10.in-addr.arpa. Dan cari informasi untuk 31.9.17.10 in-addr.arpa. Pembalikan urutan angkanya memang bisa membingungkan.

DNS Server di Linux
DNS Server di linux biasanya dijalankan oleh program yang bernama named. Program ini merupakan bagian dari paket bind yang dikoordinasikan oleh Paul Vixie dari The Internet Software Consortium. Biasanya program ini terletak di/usr/sbin/named dan dijalankan pada waktu booting dari /etc/rc.d/init.d/named start. Agar named dijalankan pada setiap booting masukkan named ke daftar server yang harus distart dengan menggunakan ntsysv.

File Konfigurasi
File konfigurasi untuk named adalah /etc/named.conf yang seperti biasa adalah text file. Format file ini seperti format program C atau Pascal yakni tiap perintah diakhiri dengan ';' dan blok perintah di kurung dengan '{' dan '}'. Ada beberapa blok yang sering digunakan yaitu:
-          options
untuk mengatur konfigurasi server secara global dan menentukan default
-          zone
untuk mengatur konfigurasi zona DNS

D. LANGKAH – LANGKAH PRAKTIKUM

Sebagai contoh, maka akan digunakan ip dan domain sebagai berikut :

Ip komputer adalah 10.17.0.193
Domain yang akan dibuat adalah jarkom.com

1. Install BIND9
$sudo apt-get install bind9

2. Konfigurasi file bind
a. Buat zona domain - jarkom.com.

$sudo nano /etc/bind/named.conf.local

Isikan

# zona jarkom.com
zone "jarkom.com" {
   type master;
   file "/etc/bind/zones/jarkom.com.db";
};

# DNS reverse
zone "0.17.10.in-addr.arpa" {
   type master
file "/etc/bind/zones/jarkom-rev.db";
};

b. Buat DNS Forwarding

$sudo nano /etc/bind/named.conf.options

Isikan ip dns ISP atau server yang sudah ada.

forwarders {
   10.10.1.1;
};


c. Edit file  /etc/resolv.conf , isikan ip komputer yang sudah diinstall DNS yaitu 10.17.9.33.

$ sudo nano /etc/resolv.conf

Isikan

search jarkom.com
nameserver 10.17.0.193

d. Definisikan zona

$sudo mkdir /etc/bind/zones
$sudo nano /etc/bind/zones/jarkom.com.db
 
Isikan

$TTL 3D
@ IN SOA ns.jarkom.com. admin.jarkom.com. (
   20121010
   28800
   3600
   604800
   38400
);
jarkom.com                IN        NS                   ns.jarkom.com.
@                                IN        NS                   10.17.0.193
@                                IN        A                      10.17.0.193
5CA                            IN         A                     10.17.0.193
                                   TXT                             "Network Gateway"

The TTL or time to live disetting untuk 3 hari. ns.jarkom.com sebagai nameserver mendefinisikan ubuntudesktop and gateway sebagai A record. Dan www sebagai alias dari ubuntudesktop menggunakan CNAME

e. Buat file “jarkom-rev.db” untuk reverse lookup.

$sudo nano /etc/bind/zones/jarkom-rev.db

Isikan

$TTL 3D
@       IN      SOA     ns.jarkom.com. admin.jarkom.com. (
                2007062001
                28800
                604800
                604800
                86400
)
            IN      NS        ns.jarkom.com.
33        IN      PTR     gw.jarkom.com.


3. Aktifkan BIND
$sudo /etc/init.d/bind9 restart


4. Periksa dan test hasil instalasi dan konfigurasi, catat semua hasilnya.

 
$netstat --listening | more 

Hasilnya


    $nmap 5CA.jarkom.com 

Hasilnya


  
    $dig 5CA.jarkom.com

Hasilnya



0

JOB III SISTEM OPERASI - WEB SERVER

Posted by Unknown on 18.08
Sistem Operasi

Web server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman – halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

Cara kerja web server 
1. Cara kerja Web Server Web server merupakan mesin dimana tempat aplikasi atau software beroperasi dalam medistribusikan web page ke user, tentu saja sesuai dengan permintaan user.
2. Hubungan antara Web Server dan Browser Internet merupakan gabungan atau jaringan Komputer yang ada di seluruh dunia. Setelah terhubung secara fisik, Protocol TCP/IP (networking protocol) yang memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut di kemas di dalam TCP yang merupakan protocol transport dan dikirim ke alamat yang dalam hal ini merupakan protocol berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protocol yang digunakan dalam World Wide Web (WWW) antar komputer yang terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol ini jelas sangat mudah sekali dimana setiap kali anda mengetik http://; anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yang di passing dari browser ke Web server disebut sebagai HTTP request yang meminta web page dan kemudian web server akan mencari data HTML yang ada dan di kemas dalam TCP protocol dan di kirim kembali ke browser. Data yang dikirim dari server ke browser disebut sebagai HTTP response. Jika data yang diminta oleh browser tidak ditemukan oleh si Web server maka akan meninbulkan error yang sering anda lihat di web page yaitu Error : 404 Page Not Found.
  
Linux Hosting dan Window Hosting
Ada dua mode hosting pada umumnya tersedia, pertama adalah Linux hosting dan kedua adalah dengan Windows hosting. Keduanya memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan masing-masing tapi Tergantung pada pemilik website.
Pada sebagian besar situasi normal, preferensi umum pemilik provider hosting lebih memilih menggunakan Server Linux daripada Server Windows, hal itu di dasarkan pada beberapa faktor yang akan dijelaskan dibawah ini.
1. Pengeluaran Biaya
Linux hosting jauh lebih ekonomis daripada Windows server. Untuk memulai bisnis web hosting, harga sangatlah penting. Kebanyakan dari perusahaan hosting kecil tidak memerluka spesifikasi tinggi dari sisi keamanan dan juga tidak peduli apakah itu MSSQL server database, MySQL database atau beberapa hal lain untuk penggunaan database. Jadi server Linux merupakan pilihan terbaik bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis server webhosting dengan beberapa fitur standard.
2. Open Source / Operating System
Linux adalah Operation System yang Open Source dan memungkinkan orang dari seluruh dunia untuk meningkatkan kemampuan sendiri untuk pengembangannya. Ini adalah salah satu alasan utama di mana Linux server memiliki kekuatan / ketangguhan jika dibandingkan dengan server Windows. Sekarang Linux menjadi platform yang unik untuk banyak teknologi baru yang banyak digunakan dalam kompetisi industri hosting. Ini berarti bahwa server Linux memberikan banyak fitur yang tidak bisa didapatkan pada server Windows.
3. Bahasa Scripting
Ada beberapa bahasa scripting yang tersedia di Internet seperti Perl, Python, Java, dan PHP untuk membangun situs Anda. Semua bahasa scripting dan telah dikembangkan di Linux / UNIX web server dan mereka tidak membutuhkan dukungan Microsoft untuk menjalankannya. Tetapi bila Anda menggunakan bahasa-bahasa script yang dapat dijalankan di windows server seperti ASP. Maka Anda memerlukan MS-SQL untuk mengembangkan database dan mendukung lainnya dari Microsoft. Sekarang mudah dimengerti bahwa untuk pemilik usaha kecil lebih memilih Linux hosting untuk host situs Web mereka ke internet.
4. Stabilitas
Sekarang Linux sangat dikenal sebagai OS yang relatif stabil dan bisa dihandalkan. Ini berarti bahwa server Linux yang lebih cepat, mudah digunakan dan dianggap sebagai NON crushable. Server Linux akan memberikan fasilitas / manfaat lebih untuk website Anda dengan pengeluaran / budget minimum.
5. Kecepatan
Linux memiliki pengalaman bertahun-tahun untuk penyediaan jasa industri server hosting. Sekilas tidak ada perbedaan dalam penggunaannya dalam hal kecepatan antara server Linux dan Windows server, tetapi bila dilihat dengan benar bahwa, Linux server sedikit lebih cepat dalam pemrosesan data website daripada server Windows.
6. Efisiensi
Windows mendukung ASP yang merupakan bahasa pemrograman yang didukung oleh Microsoft, yang memungkinkan orang untuk membuat database halaman web dinamis termotivasi dengan menghubungkan dengan MS-SQL server atau server akses. Hal ini meningkatkan biaya produksi juga. Linux tidak membutuhkan bahasa ASP atau MS-SQL database untuk membangun database halaman website dinamis, server Linux hanya menggunakan database MySQL dan PHP yang semuanya tersedia secara gratis di Internet.
  
Beberapa contoh software web server
1. Apache HTTP Web Server
2. Wamp Server
3. Xamp Server
4. Virgo Web Server
5. Abyss Web Server
6. Cherokee Web Server
7. RaidenHTTPD Web Server
8. KF Web Server
9. GoAhead WebServer
10. Tornado Web Server
11. lighttpd  Web Server
12. Hiawatha webserver

0

JOB III FITUR DAN KEMAMPUAN - WEB SERVER

Posted by Unknown on 18.06
Fitur dan Kemampuan pada Beberapa Web Server
  
  • Web Server Apache
Apache merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Namun demikian, pada beberapa versi berikutnya Apache mengeluarkan programnya yang dapat dijalankan di Windows NT. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya. Beberapa dukungan Apache :

a. Kontrol Akses.
Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP
b. CGI (Common Gateway Interface)
Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl)
c. PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor);
Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php). Hal ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik
d. SSI (Server Side Includes)
Web server Apache mempunyai kelebihan dari beberapa pertimbangan di atas :
1. Apache termasuk dalam kategori freeware.
2. Apache mudah sekali proses instalasinya jika dibanding web server lainnya seperti NCSA, IIS, dan lain-lain.
3. Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.
4. Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file konfigurasi.
5. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.
Fasilitas atau ciri khas dari web server Apache adalah :
1. Dapat dijadikan pengganti bagi NCSA web server.
2. Perbaikan terhadap kerusakan dan error pada NCSA 1.3 dan 1.4.
3. Apache merespon web client sangat cepat jauh melebihi NCSA.
4. Mampu di kompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.
5. Apache menyediakan feature untuk multihomed dan virtual server.
6. Kita dapat menetapkan respon error yang akan dikirim web server dengan menggunakan file atau skrip.
7. Server apache dapat otomatis berkomunikasi dengan client browsernya untuk menampilkan tampilan terbaik pada client browsernya. Web server Apache secara otomatis menjalankan file index.html, halaman utamanya, untuk ditampilkan secara otomatis pada clientnya.
8. Web server Apache mempunyai level-level pengamanan.
9. Apache mempunyai komponen dasar terbanyak di antara web server lain.
10. Ditinjau dari segi sejarah perkembangan dan prospeknya, Apache web server mempunyai prospek yang cerah. Apache berasal dari web server NCSA yang kemudian dikembangkan karena NCSA masih mempunyai kekurangan di bidang kompatibilitasnya dengan sistim operasi lain. Sampai saat ini, web server Apache terus dikembangkan oleh tim dari apache.org.
11. Performasi dan konsumsi sumber daya dari web server Apache tidak terlalu banyak, hanya sekitar 20 MB untuk file-file dasarnya dan setiap daemonnya hanya memerlukan sekitar 950 KB memory per child.
12. Mendukung transaksi yang aman (secure transaction) menggunakan SSL (secure socket layer).
13. Mempunyai dukungan teknis melalui web.
14. Mempunyai kompatibilitas platform yang tinggi.
15. Mendukung third party berupa modul-modul tambahan.
  • Web Server Litespeed
Litespeed web server merupakan teknologi baru yang diciptakan untuk menggantikan Apache Web Server di masa mendatang. Litespeed menurut hasil riset mempunyai kelebihan yaitu 50% lebih cepat dalam memproses PHP dan lebih cepat 6x dibandingkan Apache Web Server.
Ini dia beberapa detail kelebihan Litespeed Web server:
* Performa PHP mampu meningkat 50%
* Mampu melebihi performa Apache hingga 6x lebih cepat
* Pembatasan validasi HTTP request
* Anti DDoS
* Pencegahan System Overloading
* Recover dari kegagalan secara langsung dan otomatis
* Kompatibel dengan Cpanel, Plesk dan direct admin
* Dukungan kompatibilitas dengan mod_security request filtering
* Kompatibel dengan Apache .htaccess
* dll
  • Web Server Nginx
Nginx dengan cepat memberikan konten statis dengan penggunaan efisien sumber daya sistem.Hal ini dapat menyebarkan dinamis HTTP konten di jaringan menggunakan FastCGI handler untuk script , dan dapat berfungsi sebagai perangkat lunak yang sangat mampu penyeimbang beban
Fitur-fitur web server nginx
           Handling of static files, index files, and auto-indexing
           Reverse proxy with caching
           Load balancing
           Fault tolerance
           SSL support
           FastCGI support with caching
           Name- and IP-based virtual servers
           FLV streaming
           MP4 streaming, using the MP4 streaming module
           Web page access authentication
           gzip compression
           Ability to handle more than 10000 simultaneous connections
           URL rewriting
           Custom logging
           Server-side includes

0

JOB III CARA INSTALLASI - WEB SERVER

Posted by Unknown on 18.04
  • Download terlebih dahulu aplikasi Web Server dalam hal ini adalah XAMPP untuk windows di situs resminya DISINI 
  • Install Aplikasi XAMPP mengikuti petunjuk instalasi berikut ini
  •  Pilih English kemudian Klik OK
  • Jika UAC di windows 7 anda aktif akan muncul pesan peringatan seperti gambar diatas. 
  • Nonaktifkan UAC komputer anda dan Klik OK
  •  Klik Next Untuk Melanjutkan
  • Secara default apliaksi xampp terinstal di direktori c:\xampp klik browse dan pilih lokasi install jika anda ingin mengubah lokasi penginstalan dan klik OK, jika tidak langsung klik Tombol OK
  •  Klik Install untuk melanjutkan Proses installasi.
    • jika anda ingin menginstal Apace, MySQL dan FTP Server Fiezilla sebagai Service, pastikan anda mencentang ketiganya. 
    • atau anda dapat mengabaikannnya
  •  Proses Instalasi / Extract Apikasi XAMPP
  •  Jika Proses Instalasi telah selesai, akan muncul jendela command prompt
  • Klik Finish untuk mengakhiri proses instalasi XAMPP. 
  • Selajutnya adalah anda akan dihadapkan dengan kotak dialog Ucapan selamat bahwa anda telah sukses melakukan instalasi XAMPP
  • Klik YES untuk mengaktifkan Control Panel XAMPP
  • Gambar diatas adalah tampilan dari control panel XAMPP 
  • Klik START untuk mengaktifkan Webserver dan Database dalam hal ini adalah Apache dan MySQL
  • Untuk FTP Server, Mercury dan Tomcat kami sengaja tidak kami aktifkan
  • Secara otomatis jika Firewall anda akatif akan memunculkan pesan Windows Security Alert untuk Apache dan MySQL,
  • Klik Allow untuk mengijinkan
  • Akhirnya kini proses instalasi Web server di windows 7 anda sudah selesai.
  • Selanjutnya buka browser kesayangan
  • Ketikan pada address bar http://localhost atau http://127.0.0.1
  • Jika muncul seperti gambar dibawah ini berarti webserver anda sudah aktif.
  •  Klik English untuk memilih bahasa
  • Untuk melihat status klik Status di Menu sebelah Kiri
  • Selanjutnya mengecek apakah Database sudah aktif, silahkan klik menu phpMyAdmin atau pada address bar ketikan http://127.0.0.1/phpmyadmin/ atau http://localhost/phpmyadmin/
  • Jika tidak ada kendala, maka akan menampilkan seperti gambar dibawah ini untuk tampilan phpMyAdmin

0

Netstat, Traceroute, dan Network Mapper

Posted by Unknown on 18.07
Hari ini saya akan membahas Netstat, Traceroute, dan Network Mapper. Tujuan dari pembahasan ini  agar mengetahui cara mengatur konfigurasi IP pada system operasi Linux. Berikut penjelasannya :

Traceroute

Traceroute digunakan untuk mengirimkan secara serempak sebuah urutan paket dengan menambahkan nilai TTL (Time to Live).  Ketika sebuah route lanjutan menerima sebuah paket terusan, maka akan mengurangi nilai TTL sebelum meneruskannya ke router berikutnya. Pada saat itu jika nilai TTL pada sebuah paket mencapai nilai nol sebuah pesan "time exceeded" akan dikirim balik ke host asal. Dengan mengirimkan paket dengan nilai TTL 1 akan memperbolehkan router pertama didalam jalur paket untuk mengembalikan pesan "time exceeded" yang akan memperbolehkan/mengizinkan attacker untuk mengetahui IP address router pertama. Kemudian paket berikutnya dikirimkan dengan menambahkan nilai 1 pada TTL, sehingga attacker akan mengetahui setiap loncatan antara host asal dengan targer host. Dengan menggunakan teknik ini, attacker tidak hanya mengetahui jejak jalur sebuah paket saat menuju target tetapi juga memberikan informasi topologi target network. Informasi ini sangat penting untuk attacker didalam melakukan perencanaan penyerangan ke sebuah network.


Netstat

Netstat (NETwork STATistics) adalah command-line tool yang menyediakan informasi tentang konfigurasi jaringan dan aktivitasnya.


Nmap (Network Mapper)

Nmap adalah utilitas keamanan open-source yang powerfull untuk mengaudit keamanan dan eksplorasi jaringan. Perangkat lunak ini dibuat oleh Fyodor dan bisa didapatkan secara free. Nmap didesain secara cepat memindai jaringan besar maupun kecil dengan menggunakan paket raw IP untuk mengetahui host yang 'up' dalam jaringan, servis yang dijalankan, sistem operasi yang dijalankan dan versinya, tipe packet-filter/firewall yang digunakan dan berbagai macam karakteristik lainnya.
Berikut prakteknya...
Sebelum melakukan pratikum lebih dalam, lakukan konfigurasi IP dengan cara sebagai berikut :

sudo nano /etc/network/interfaces

isikan

auto eth1
iface eth1 inet static
address 10.17.0 195
netmask 255.255.255.0
gateway 10.17.0.254
Simpan dengan CTRL + O, enter dan keluar dengan CTRL + X. Kemudian setting repository ke http://ubuntu.tk.polsri.ac.id. Setelah itu lakukan instalasi beberapa aplikasi berikut :
1. traceroute
2. nmap

Setelah selesai proses instalasi, kemudian masukkan perintah berikut ini di terminal.

ping 202.9.69.9 

Setelah melakukan perintah ping [ip_host lain] maka kita akan mendapatkan balasan seperti  berikut :

64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=1 ttl=126 time=0.306
   
Balasan tersebut menjelaskan bahwa pada saat kita melakukan ping maka komputer kita akan mengirimkan internet control message protocol (ICMP) echo request ke ip address yang dituju. Kemudian komputer yang dituju akan mengirimkan balasan tersebut yang menyatakan bahwa komputer kita sudah terhubung dengan  alamat ip 202.9.69.9 untuk itu dia mengirimkan balasan yang menyatakan bahwa dia merespon panggilan yang dilakukan oleh komputer yang melakukan ping balasan tersebut seperti yang ditampilkan diatas.
Kemudian kita akan menganalisa rute paket ke host tujuan dengan cara memasukkan perintah berikut ke terminal.

traceroute 202.9.69.9

Setelah kita melakukan perintah traceroute [host_tujuan] kita akan mendapatkan balasan kurang lebih seperti berikut :


Output perintah diatas menjelaskan bahwa untuk sampai pada ip address 202.9.69.9 komputer kita melewati 2 buah jalur. Dimana jalur tersebut merupakan jalur terdekat antara host dengan tujuan. Disana terlihat bahwa terlebih dahulu kita melewati ip 10.17.0.254 kemudian diteruskan dengan 10.2.6.1, pada daftar interface router karena kita hanya melewati 2 jalur maka sisanya dilambangkan dengan * * *, sebab daftar interface router akan menampilkan hops sebanyak 30 karena sisanya di blok maka didaftar interface routernya akan ditampilkan * * *.
Selanjutnya kita akan menganalisa port berapa saja yang terbuka pada komputer, gunakan perintah seperti berikut di terminal.

netstat --listening|more

Setelah kita melakukan perintah netstat --listening|more maka akan muncul output kurang lebih seperti berikut :


Output diatas menampilkan output berupa statistic socket yang terbuka yang statusnya LISTENING.
  • Active internet connections (w/o servers) menjelaskan bahwa jaringan yang terhubung adalah jaringan local dan tidak terhubung dengan internet. Karena jaringan kita berupa jaringan local maka komputer dianggap sebagai server.
  • Kemudian pada baris kedua table berisi lalu lintas data yang melalui protocol internet : 
    • Proto menjelaskan protocol apa yang sedang digunakan oleh soket. Perlu diingat bahwa ada ada 3 jenis protocol yaitu TCP, UDP, RAW. Dalam table diatas terlihat bahwa protocol yang digunakan adalah TCP
    • Recv-Q menjelaskan besar paket yang diterima dari buffer antrian dimana satuan yang digunakan yaitu bytes.
    • Send-Q menjelaskan besar paket yang dikirim dari buffer antrian, satuannya adalah bytes.
    • Local Address merupakan alamat IP komputer yang digabung dengan nomor port yang sedang digunakan.
    • Foreign Address sam dengan Local Address, tetapi alamat IP dan Port yang ditampilkan bukan milik komputer local, melainkan milik dari remote host.
    • State merupakan status dari socket yang sedang terbuka.
  • Active UNIX domain sockets (w/o servers) menjelaskan bahwa socket yang aktif di dalam UNIX
  • Baris ke 4 adalah table yang berisikan lalu lintas data yang melalui domain UNIX :
    • Proto menjelaskan protocol apa yang sedang digunakan oleh socket. Biasanya protocol yang digunakan yaitu UNIX.
    • RefCnt menjelaskan jumlah referensi proses yang terjadi pada socket.
    • Flags menjelaskan koneksi socket yang terhubung.
    • Type merupakan tipe akses socket. STREAM berarti koneksi soket bertipe aliran data.
    • State menjelaskan status dari socket yang sedang terbuka.
    • I-Node merupakan ID proses yang sedang berjalan dalam socket.
    • Path merupakan tempat proses yang berhubungan dengan socket yang sedang digunakan.
Kemudian kita akan mencoba melihat servis yang membuka port di komputer local dengan Network Mapper dengan menggunakan perintah.

sudo nmap localhost

Setelah kita melakukan perintah sudo nmap loacalhost maka akan tampil output seperti berikut :

Starting Nmap 5.21 ( http://nma.org ) at 2002-01-04 01:15 WIT
Mass_dns: warning: Unable to determine any DNS servers. Reverse DNS is disabled. Try using –system-dns or specify valid server with –dns-servers
Nmap scan report for localhost ( 127.0.0.1 )
Host is up ( 0.000013s latency ).
All 1000 scanned port on local host ( 127.0.0.1 ) are closed
Nmap done: 1 IP address (1 host up ) scanned in 0.17 seconds


Output diatas menjelaskan :
  • Baris pertama merupakan baris yang berisikan informasi waktu dan tanggal Nmap mulai diaktifkan.
  • Sedangkan baris kedua Nmap scan report for localhost (127.0.0.1) membuktikan bahwa mesin yang sedang di scanning oleh nmap adalah localhost.
  • Host is up (0.000013s latency) merupakan host yang sedang di scanning dan telah aktif dengan waktu delay sebesar 0.000013 detik.
  • Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 0.17 seconds, pada baris ini menjelaskan informasi tentang port scanning yang sudah dijalankan. Scanning menggunakan nmap telah selesai, telah dilakukan scanning pada 1 IP Address, dan 1 host telah aktif. Waktu yang digunakan dalam proses scanning yaitu 0.17 detik.
Selanjutnya kita akan menganalisa paket yang menuju computer local (dari komputer tetangga), disini jika kita hanya menggunakan 1 komputer kita bisa membuka 1 terminal lagi dengan menekan CTRL + ALT + F2. Kemudian kita buka di terminal yang kedua kemudian masukkan perintah.

ssh 202.9.69.9

Kemudian masukkan perintah ini pada terminal 1.


Selanjutnya nanti akan tampil output kurang lebih seperti berikut :



Adapun penjelasan dari output ini yaitu :
  • 10.17.0.195 merupakan IP asal (IP komputer kita) yang telah kita setting pada network interfaces sebelumnya.
  • 49978 menandakan port asal yang digunakan
  • 202.9.69.9 adalah IP tujuan.
  • Ssh adalah penamaan yang digunakan untuk port tujuan

Copyright © 2012 Info Teknologi All rights reserved. Theme by Aziz Corp. | Bloggerized by AzizulHakim.